#Pengantar
Kerja sama antara sekolah SMA (Senior High School) atau SMK (Vocational High School) di Indonesia dengan sekolah setara di Inggris (seperti Secondary Schools atau Sixth Form Colleges untuk jenjang 14-18 tahun) sangat mungkin dilakukan, terutama melalui program pertukaran siswa, proyek bersama, atau kolaborasi guru. Ini bisa meningkatkan keterampilan bahasa Inggris, pemahaman budaya, dan kompetensi global siswa. Berdasarkan praktik internasional, langkah-langkahnya melibatkan perencanaan matang, dukungan lembaga seperti British Council, dan komitmen jangka panjang. Berikut cara praktis untuk memulainya.
### Langkah-Langkah Membangun Kerja Sama
1. **Tentukan Tujuan dan Jenis Kerja Sama**
Mulai dengan mendefinisikan apa yang ingin dicapai, seperti pertukaran virtual (online), kunjungan guru/siswa, atau proyek bersama tentang isu global (misalnya, sustainable development goals seperti lingkungan atau kesehatan). Untuk SMK, fokus pada keterampilan vokasi seperti magang bersama industri di Inggris. Pastikan tujuan selaras dengan kurikulum sekolah Anda, seperti penguatan Bahasa Inggris atau kewirausahaan.
*Tips*: Libatkan kepala sekolah, guru, dan orang tua untuk membentuk tim internal. Ini memastikan dukungan berkelanjutan.
2. **Cari Mitra Sekolah di Inggris**
Gunakan platform resmi untuk mencocokkan sekolah:
- **British Council Connecting Classrooms through Global Learning (CCGL)**: Program gratis ini menghubungkan sekolah Indonesia dengan sekolah UK. Mereka menyediakan panduan, pelatihan guru, dan dana untuk kunjungan timbal balik. Daftar di situs British Council Indonesia (britishcouncilfoundation.id) atau global (britishcouncil.org/school-resources).
- **Global School Alliance**: Platform ini menjamin pencocokan sekolah berdasarkan visi Anda, termasuk prioritas seperti bahasa atau budaya. Cocok untuk sekolah Indonesia yang ingin mitra di Inggris.
- **Asialink Education (Australia-based, tapi jaringan luas)**: Meski fokus Asia, mereka punya koneksi ke Inggris via program BRIDGE School Partnerships untuk sekolah primer/sekunder.
Hubungi Dinas Pendidikan setempat atau Kementerian Pendidikan untuk rekomendasi sekolah UK yang sudah berpengalaman dengan Asia Tenggara.
3. **Bangun Kontak Awal dan Formalisasi**
- Kirim email atau proposal singkat ke calon mitra, perkenalkan sekolah Anda, dan usulkan proyek sederhana (misalnya, video call mingguan tentang budaya).
- Formalisasi dengan MoU (Memorandum of Understanding) yang mencakup tanggung jawab, jadwal, dan pembagian biaya. British Council bisa bantu template-nya.
*Contoh*: Sekolah khusus di UK seperti National Star College sudah berkolaborasi dengan sekolah di Kenya; model serupa bisa diterapkan untuk Indonesia.
4. **Laksanakan Program dan Evaluasi**
- Mulai dengan aktivitas virtual (Zoom atau platform gratis) untuk hemat biaya, lalu lanjut ke kunjungan fisik jika memungkinkan (dengan visa pelajar J1 atau program exchange).
- Integrasikan ke kurikulum: Misalnya, proyek bersama tentang "cultural attitudes" atau keterampilan digital.
- Evaluasi tahunan: Kumpul feedback dari siswa/guru untuk perbaikan. Ajukan akreditasi seperti International School Award dari British Council untuk pengakuan resmi.
*Biaya*: Program CCGL gratis, tapi kunjungan butuh dana sekolah/orang tua. Cari sponsor dari perusahaan atau pemerintah daerah.
5. **Atasi Tantangan Umum**
- **Bahasa dan Budaya**: Siapkan pelatihan Bahasa Inggris untuk siswa/guru.
- **Dana**: Mulai virtual dulu; ajukan hibah dari British Council atau ASEAN-Australia BRIDGE.
- **Regulasi**: Pastikan sesuai aturan Kemendikbudristek Indonesia (misalnya, via program Merdeka Belajar untuk kolaborasi internasional).
### Contoh Sukses Kerja Sama
- **St Martins School (UK) dengan sekolah di India**: Mulai dari proyek global learning, berkembang ke kunjungan siswa yang tingkatkan kepercayaan diri siswa berkebutuhan khusus. Model ini bisa diadaptasi untuk SMA/SMK Indonesia.
- **Program CCGL di Indonesia**: Beberapa sekolah Indonesia sudah terlibat, fokus pada keterampilan abad 21 seperti kolaborasi dan pemecahan masalah.
- **Pandemi Insight**: Banyak partnership beralih digital, seperti video competition "Your World" dari British Council, yang sukses hubungkan siswa UK-Indonesia.
Dengan langkah ini, sekolah Anda bisa ciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berdampak. Untuk mulai, kunjungi britishcouncil.org atau hubungi cabang British Council di Jakarta. Jika butuh bantuan lebih lanjut, konsultasikan dengan guru BK atau dinas pendidikan!
No comments:
Post a Comment